Article
Akulturasi Panca Olah di Makam Sunan Kudus

Akulturasi Panca Olah di Makam Sunan Kudus

Kudus, Jawa Tengah, JATMAN.OR.ID: Salah satu Wali Songo yang berdakwah di daerah Jawa Tengah ialah Sunan Kudus. Memiliki nama asli Sayyid Ja’far Shadiq Azmatkhan. Ia lahir di negara Palestina (al-Quds) sekitar tahun 1500-an bertepatan dengan perkembangan dinasti Usmani Turki.

Sunan Kudus seraya berpesan kepada Tim Training Gets Indonesia usai mengunjungi makamnya di daerah Kudus Jawa Tengah Senin (11/1).

Saat melangkahkan kaki dari mobil rombongan Tim, terlihat bangunan unik berornamen Candi dan mirip dengan tradisi China, dan juga terdapat bangunan masjid dengan ornamen Timur Tengah yang menandakan keislaman. Bangunan tersebut mencitrakan tiga kultur budaya yakni Hindu-China-Islam. Pesan inilah yang membuat Tim Gets Indonesia merasa bahwa kita tidak boleh kaku dalam berdakwah. Seperti Sunan Kudus yang berdakwah dengan menggabungkan tiga budaya tersebut (akulturasi budaya).

Begitu pula dengan konsep utama dakwah Gets Indonesia yakni Panca Olah. Secara nomenklatur, Panca Olah berasal dari bahasa sanskerta, Panca berarti Lima sedangkan Olah memiliki arti Laku, Perbuatan atau Tingkah.
Panca Olah terdiri dari:

  1. Olah Pikir
  2. Olah Hati
  3. Olah Rasa
  4. Olah Raga
  5. Olah Karsa
    Kelima Olah ini harus berkesinambungan dalam diri setiap manusia agar menjadi manusia paripurna (Insan Kamil).

Dengan demikian konsep Panca Olah ini memuat akulturasi antara budaya india (bahasa Sanskerta) dan Spiritualitas dalam Islam. Namun, Panca Olah juga berlaku untuk diterapkan setiap agama karena Panca Olah berdasarkan Spiritulity Learning.

Begitulah pesan Sunan Kudus untuk kita semua khususnya untuk Tim Gets Indonesia saat menginisiasi energi di pelataran makamnya.

Sumber: jatman.or.id

Share and Enjoy !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *